Terlahir telanjang dalam bungkus dunia yang kelam
Mata kecil tak mampu artikan
makna hidup yang panjang
Hakikat kemana ruh
ini akan berjalan dan kembali
Terombang ambing
dalam samudera deras nya dunia
Aku hanyalah boneka
orang tua
Mengenal banyak Tuhan
dalam satu cinta
Menerakakan Mu dalam
syurga Cinta tuhan ku
Salahkah Tuhan jika
aku terlahir bukan Muslim
Adilkah Jika Neraka
rumah ku kelak
Sedang berjuta amal
kebajikan yang telah tersulam
Berbakti kepada orang
tua, agama dan sesama
Tegakah Engkau lukai
hati ku yang terlanjur menduakan mu
Adilkah Tuhan diri
kecil ku mendengkap dalam penjara mu
Bukan kah engkau maha
penyayang makhluk yang luas nya tak terbatas
Kemana sayap cinta
Mu itu wahai pemilik kerajaan syurga
Sudah hilangkah mata
hati Mu sehingga Engkau palingkan wajah
Bukan kah agama
samawi Turun dari tangan Mu
Lalu kenapa kau
bungkus kami dalam api
Bukankah sebiji
kebaikan engkau balas kebaikan
Kemana janji manis
yang Kau tuangkan dalam Kitab ?
Menduakan-Mu penyebab
amarah Mu meledak, sebab Engkau adalah Tunggal
Amal ibadah terhalang
dinding kokoh perselingkuhan ku
Muara dari segala
kebencian Mu kepada ku yang lemah
Pintu langit menolak
karena Tuhan cemburu ulah nakal ku
Ku tahu jika kini Engkau
campakkan ku dalam jurang penyiksaan
Tak ada ampun lagi
bagi amarah cemburu Mu
Penyebab semua nya
adalah menempatkan Mu di kalbu sebagai yang kedua
Sedang Engkau Maha
Tunggal untuk selama nya, kurasa ini adil
Indralaya, 5 Maret
2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar